Jakarta,ceritaomith.com- Para ibu di Indonesia memiliki pengetahuan dan pemahaman yang terbatas tentang kesehatan ibu hamil dan menyusui, hingga kebutuhan nutrusi yang tepat. Hal ini menjadi perhatian mengingat bayi yang dikandung oleh sang ibu adalah calon pemimpin masa depan. Persiapan selama proses pertumbuhan janin sampai kelahiran perlu diperhatikan. Setiap ibu pasti menginginkan akan memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Anak merupakan harta yang tak ternilai, pasangan suami istri tentunya sangat menginginkan mempunyai buah hati. Terkadang ada juga pasangan yang susah mempunyai keturunan. Ketika seorang ibu sedang hamil, timbul beberapa gejolak yang membuat ibu hamil ( bumil ) merasakan hal yang tidak biasanya di rasakan baik  ketidak stabilan emosi, perubahan dan tantangan secara  fisik dan psikologis. Sama halnya yang di rasakan saat  menjadi ibu menyusui ( busui). 

Bumil dan busui sama-sama mempunyai tantangan yang cukup berat dan sangat membutuhkan  dukungan dari sekitarnya untuk bisa melakukan yang terbaik buat janin dan bayinya. Bicara menjadi seorang ibu memang tak pernah akan habis untuk di kupas. Apalagi berkaitan dengan bayi yang dikandungnya dan yang telah dilahirkannya. Sungguh disinilah pengorbanan, perjuangan seorang ibu untuk memberikan terbaik buat bayinya, sangatlah tak ternilai harganya.

wawancara pasca acara - doc Ani Berta


Sedikit cerita dari pengalaman saya sebagai seorang ibu dengan dua anak dan pernah mengalami sekali keguguran. Awal mengandung anak pertama, saya tidak mengetahui kalau ada janin dalam kandungan. Perubahan fisik memang belum terlalu terlihat. Sejak menstruasi saya tidak teratur dan sering sakit flu, saya dan suami menganggap hal biasa yang terjadi mungkin terlalu lelah bekerja atau masuk angin biasa. Sehingga berbagai macam obat anti masuk angin, flu dan batuk terkomsumsi selama sebulan lebih lamanya. Test pack menunjukan garis dua, sempat tidak percaya. Suami bergegas membawa saya ke dokter SpoG untuk memastikan. Delapan mingguan umur janinnya, ya sekitar tiga bulan-nan. Vitamin dan segala rupa obat untuk mendukung perkembangan janin telah diberikan dr SpOG saya, Asmuni Chandra di Rsb Duren Tiga. Hasil USG menunjukkan tidak ada perkembangan umur janin, usia janin masih tetap di delapan minggu yang seharusnya usia janin empat bulan jalan. Selang beberapa hari setelah kontrol, pendarahan terjadi ketika saya sedang buang air kecil di toilet. Sontak saya menghubungi dokter SpOG dan segera menuju ke Rumah Sakit. Singkat kata, saya dan suami harus merelakan janin di kuret dengan penyebab janin tidak berkembang. Sejak itu secara kejiwaan saya sedih dan merasa bersalah terhadap diri sendiri dan bayi. Masa itulah saya merasa perlu sangat dukungan dari sekitar terdekat misalnya keluarga, suami, sahabat, rekan kantor dan sekeliling sesame bumil. Masa recovery saya habiskan dengan banyak mencari informasi lebih banyak  mulai proses kehamilan sampai menyusui. Syukur alhamdulillah saya diberikan rejeki hamil lagi setelah 6 bulan recovery. Kebahagiaan keluarga kecil kami kembali merona. Sejak itu mengikuti pertemanan seperjuangan bumil yang konsern dan konsisten untuk menjadi busui kelak bayinya lahir. Saling sharing selama kehamilan hingga bayi lahir, mengupas masalah sepele, mencari asisten rumah tangga, saling sharing bagaimana merawat bayi, cara menyusui dengan benar, nutrisi penting untuk mendukung busui, saling curhat sampai ketika saya mengalami baby blues.Terbukti it works, support dari temen-temen seperjuangan ini, yang dirasakan sama.
para speakers 

Studi yang mengungkapkan bahwa tantangan fisik dan psikologis yang paling umum meliputi :
1. Ibu hamil mengalami perubahan fisik seperti morning sickness dan kelelahan
2. Masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stress, gejala depresi, baby blues.dan perubahan  mood terutama pasca persalinan (selama menyusui) juga terjadi.
 
Para ibu di Indonesia enggan mengungkapkan harapan mereka atas dukungan yang mereka butuhkan dari sistem pendukung. Hal ini menyebabkan para ibu memiliki  harapan yang lebih tinggi terhadap dukungan  yang mereka butuhkan dari system pendukung mereka :
a. Berharap suami dan anggota keluarga mereka lainnya lebih proaktif terutama dalam mencari informasi tantangan kehamilan dan menyusui dalam upaya membantu mereka menangani perubahan dan tantangan yang terjadi selama periode ini
b. Sementara itu, para kakek dan nenek seringkali menggunakan gaya tradisional dalam merawat anak dan percaya pada mitos, misalnya beberap ibu disarankan untuk mengoleskan kemiri pada bayi untuk mencegah alergi, ibu tidak boleh keramas selama 40 hari pertama pascapersalinan, dan ibu tidak boleh meninggalkan rumah sampai masa pascapersalinan berakhir.
c. Ibu menyusui  mengandalkan ibu mereka untuk membantu merawat anak, karena mereka lebih dapat diandalkan.
cheers All Speakers  Celebrate The Extraordinary 





1 Agustus 2017 merupakan Pekan ASI Sedunia, Anmum meluncurkan kampanye #CelebrateTheExtraordinary di Jakarta. Misinya untuk  memberdayakan dan mengispirasi para ibu dan keluarganya melalui pengetahuan dan perhatian  yang sangat tepat, baik dari aspek dukungan nutrisi, social sepanjang perjalanan sejak masa kehamilan hingga menyusui.
Pembicara yang hadir dalam acara tersebut antara lain Dr.dr. Ali Sungkar SpOG (K), Ketua perkumpulan Perinatologi Indonesia (PERINASIA), dan Anggota Dewan Penasihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia DKI Jakarta. Cyntia Lamusu, penyanyi, aktris dan public figure- Ibu dari Tatjana & Bima. Isma Savitri dan Maria Leonnyta Sasta Wijaya, ibu Pejuang ASI.
Menyimak rangkaian acara, banyak sekali informasi dan masukan bahkan solusi yang didapatkan untuk bumil dan busui.


Dr.dr Ali Sungkar SpOG (K)


Berikut penjelasan dari Dr.dr Ali Sungkar SpOG :
 “ Selama kehamilan dan menyusui, para ibu mengalami perubahan dan tantangan fisik dan psikologis. Mereka membutuhkan dukungan sosialnya dan nutrisi yang tepat. Hal tersebut merupakan aspek penting yang akan mempengaruhi kesehatan ibu supaya nantinya dapat merawat anak dan keluarganya.
“1000 hari pertama merupakan fondasi penting bagi masa depan anak, oleh karena itu sangat penting untuk memberikan dukungan yang diperlukan oleh ibu dan bayi.”
“Kekurangan penyesuaian psikologis dan emosional selama fase penting kehidupan tesebut berpotensi menimbulkan resiko  bagi kesehatan ibu dan kurangnya peluang bayi untuk mendapatkan ASI ekslusif. Salah stu factor resiko penting yang mempengaruhi kesehatan ibu selama dan setelah kehamilan adalah kurangnya dukungan social. (source Lugen CM. Islam N Janssen PA: Social Support and Exclusive Breast Feeding among Canadian Women. Paediatr Perinat Epidemiol)
“ Pentingnya system pendukung social  yang sehat selama kehamilan dan menyusui tidak boleh diremehkan. Stabilitas social dan partisipasi social dapat memberikan dukungan  emosional yang berperan untuk mengurangi dampak stress kehidupan dan tantangan sehari-hari para ibu.
Penjelasan Dr.dr Ali Sungkar

Throw back waktu melahirkan anak saya yang pertama,Ken Karas Kinasih melaui SC (Sectio Caesarea). Dari hati sudah memantabkan rencana lahiran normal terpaksa merelakan untuk SC lantaran pembukaan bayi tidak ada penambahan dan air ketuban sudah lebih dulu pecah. Its okay, harus bisa menyusui. Beberapa menit setelah terdengar tangisan bayi, hati ini lega ada kehidupan yang telah lahir sempurna melalui rahim saya. Bahagia membuncah, bayi diletakkan di atas dada dan diajari untuk IMD, dan bounding pertama antara ibu dan bayi. Tangisan itu terhenti ketika Kenya sudah berhasil IMD. Bersyukur banget, tinggal melanjutkan menyusui nanti dalam hati saya.
Jangan sedih ya, makan saya banyak setelah melahirkan BB tidak turun malah naik, yes demi asupan dan nutrisi bayi yang paling penting seperti asam folat, dan vitamin atau sayuran pendukung produksi ASI. Alhamdulillah demi totalitas menjadi ibu yang sempurna saya resign dari pekerjaan saya untuk fokus mengurus sendiri anak pertama. Berhasil menyusui Kenya selama 3 tahun lamanya prestasi memang, terhenti karena hamil anak kedua. Begitupun anak kedua Bre Among Panuluh ( Bre) full ASI hampir satu tahun. Nutrisi selain makanan dan asupan seperti Anmum juga ikut membantu perkembangan tercukupi gizi dan nutrisi selama hamil dan menyusui.


Rohini Behl, menjelaskan kampanye Celebrate The Extraordinary- doc Anastasya Rian
“Menjadi ibu adalah salah satu transisi luar biasa dalam kehidupan seorang wanita. Anmum berkomitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan para ibu di Indonesia, dan kami menyadari bahwa menjadi ibu benar-benar merupakan perjalanan yang luar biasa. Oleh karena itu penting bagi para ibu untuk mendapatkan dukungan penuh dari anggota keluarga dan teman mereka selama perjalanan ini” kata Rohini Behl, Marketing Technical Advisor, Fontera Brands Indonesia.
“Melalui kampanye Anmum #CelebrateTheExtraordinary, kami ingin merayakan momen kehamilan dan meyusui, yang menjadi momen yang menantang bagi banyak ibu. “

Surya Saputra ikut share pengalaman  mendukung Cyntia Lamusu selama hamil dan menysui
Acara pecah penuh joke dari Surya Saputra  bercerita saat Cyntia Lamusu melahirkan anak kembar mereka di Rumah Sakit bagaimana dukungannya  membuat nyaman istrinya selama menyusui.

Pemerintah dan swasta juga bahu-membahu untuk mendukung ibu hamil dan menyusui. Terbukti mall-mall sekarang sudah memberikan fasilitas tempat untuk ibu menyusui dan  ruang ganti popok untuk bayi-nya.  Di kereta juga prioritas utama untuk ibu hamil dan yang mempunyai balita. Semoga ini terus di dukung dan disuarakan ya. Karena hak bayi mendapatkan asupan ASI patut kita dukung.

Maria Leonnyta Sasta Wijaya- Pejuang Asi -doc Anastasya Rian


Setiap ibu yang menyusui adalah pejuang ASI, kali ini acara #CelebrateTheExtraordinary menghadirkan ibu Maria, bercerita tentang pengalamannya selama menyusui. Perjuangannya memompa asi sampai terkumpul satu almari es penuh dengan botol-botol ASI. Banyaknya stock ASI membuat ibu Maria memberikan donor ASI kepada ibu yang kekurangan stock ASI.

Tahapan  pertama kehidupan seorang anak yang meliputi perkembangan janin di rahim dan masa menyusui sangat krusial dan nutrisi ibu sangat penting selama periode ini. Ketika seorang ibu memperoleh nutrisi dengan baik, tubuhnya dapat memenuhi kebutuhannya sendiri maupun anaknya. Anmum Materna dan Lacta memberikan dukungan dan perhatian dan nutrisi khusus untuk kesehatan dan kesejahteraan ibu.”  Jelas Ines Yumahana Gulardi Msc, Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia.


Penjelasan ibu Ines Yumahana Gulardi Msc tentang DHA

Selama hamil dan menyusui, saya juga mengkonsumsi susu sebagai pelengkap nutrisi untk saya dan bayi. Kebetulan saya penyuka susu, waktu acara Anmum #CelebrateTheExtraordinary mencoba   varian rasa baru  Anmum Materna chocolate, mengandung nutrisi  Ganglioside (GA) dan DHA. Rasanya enak banget seperti ice cream. Tidak eneg juga kalau di minum. Anmum Lacta mendukung peningkatan kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Mengandung GA dan nutrisi DA juga. 


Cheers- 10 Bloggers Mencoba Anmum Chocolate (doc Anastaya Rian)

Studi membuktikan asupan ibu seperti DHA, dapat mempengaruhi jumlah DHA dalam ASI. Dalam asupan makanan yang paling banyak terdapa DHA adalah ikan, itulah kenapa orang Jepang pada pintar – pintar ya, sejak dalam kandungan sang ibu banyak mengkonsumsi ikan sampai  mereka tua.

Selamat berjuang bumil dan busui, yakinlah bisa memberikan yang terbaik untuk bayimu.
Mari dukung  ibu-ibu hamil dan ibu menyusui di Indonesia!
ASI adalah hak bayi, Selamat Hari Menyusui Sedunia.... 

love, @omith









Jakarta, ceritaomith.com-

Perempuan dan laki-laki memang secara lahiriah berbeda, tentunya perasaan dan sudut pandangnya juga berbeda. Dari perbedaan itulah mereka bisa bersatu menjadi pasangan yang ideal.


Awal hadirnya perempuan yaitu kehadiran hawa, yang diciptakan untuk menemani Adam menjalani perintah Tuhan di dunia ini. Pada cerita Adam dan Hawa pertama kali diturunkan ke bumi, perempuan sudah dimaknai sebagai biang masalah. Diceritakan bahwa Hawa merupakan penyebab mereka turun ke dunia, dikarenakan Hawa tergoda bujuk rayu setan yang menyuruhnya untuk mengambil buah kuldi (buah yang dilarang untuk dimakan). (source Wikipedia)



Dalam sejarah penciptaan manusia secara Islam di dalam al-Quran, Allah sengaja menciptakan manusia untuk menjadikan mereka pemimpin di dunia. Mereka yang akan menciptakan ketenteraman dan kesejahteraan di dunia. Itulah sebabnya manusia muncul dengan dua jenis, yaitu laki-laki dan perempuan. Perempuan diciptakan untuk menjadi pasangan atau teman laki-laki. Pada dasarnya saat menciptakan manusia, Allah telah menciptakan dalam bentuk jiwa dan raga, beserta sifat-sifat dasar manusia seperti ingin dicintai dan mencintai, kebutuhan seksual, dan sebagainya. Maka dari kedua jenis manusia itu diciptakan berbeda untuk saling mengisi. (source Wikipedia)



Film Mars Met Venus menyajikan cerita yang berbeda dan  terbagi  dalam 2 ( dua ) film yaitu "Part cewek" dan "Part cowok".

Jalan cerita Mars Met Venus berawal  dari pasangan kekasih Mila (yang diperankan Pamela Bowie) dan Kelvin (yang diperankan oleh Ge Pamungkas). Keduanya ingin membuat vlog sebelum menikah, sebagai cerita pre wedding mereka.

Kebetulan saya kebagian menonton Film “Mars Met Venus” (Part Cowo), menceritakan soal Kelvin (Ge Pamungkas) dan sahabatnya Reza, Bobby, Martin dan Steve (Cameo Project) yang selalu support terhadap curhatan Kelvin soal hubungan percintaannya dengan Mila.

Yang namanya hubungan apalagi hubungan percintaan awal-awalnya memang membuat penasaran mulai proses pendekatan untuk sampai menjadi hubungan, bisa dibilang  hubungan percintaan itu tak selamanya berjalan mulus. Prosesnya selalu diwarnai dengan bumbu pertengkaran yang  sepele karena perbedaan pandangan.

Menarik bukan? Buat yang lagi masa pacaran, pedekate baiknya sih nonton ya. Supaya tahu juga pandangan cowo itu seperti apa dan pandangan cewe itu seperti apa ketika  menemukan masalah dalam hubungan mereka.

Tayang perdana di bioskop kesayangan per tanggal 20 Juli 2017 untuk part Cewe dan untuk tanggal 3 Agustus 2017 untuk part Cowo. 

Dukung Film Indonesia ya guys, selamat menonton.

salam,
@omith









Sudah 3 tahun terakhir ini ya perfilman Indonesia banjir wajah Reza Rahadian.
Tahun lalu  tepatnya 2016 hampir tiap film Indonsia yang hits, pemainnya ada Reza Rahadian. Wow spektakuler!! Selain emang aktor ini wajahnya cakep, Reza punya talenta dan cocok aja gitu memerankan berbagai film hit Indonesia. Bagi saya, sosok Reza keren banget waktu memerankan sebagai Habiebie di film Ainun dan Habiebie

Kalau kamu mengaku fans nya Reza Rahadian, harus tahu yes apa aja film yang dia bintangi.
Baru-baru ini OPPO meluncurkan F3 Reza Rahadian Limited Edition, dan membuka pre order melalui retail modern, Erafone. Periode 9-16 Juni 2017, ada 600 unit perangkat edisi special yang siap dikirimkan kepada calon pembeli dari tanggal 17-23 Juni. Pas banget yak, bentar lagi akan terima THR ( Tunjangan Hari Raya), lumayan bisa eksis waktu lebaran selfie maupun grup selfie bersama keluarga besar. Terlewat pre order? Jangan sedih, setelah lebaran juga biasanya terkumpul dana banyak yes dari hasil jumpa keluarga besar. Langsung aja ke gerai OPPO yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia, sampai ke pelosok kota kecil juga ada. 




“Kami sangat bangga dapat meluncurkan perangkat edisi spesial dengan menggandeng aktor kenamaan Indonesia yang juga merupakan Selfie Expert Member kami, Reza Rahadian. Reza dipilih karena komitmen dan kerja keras yang ditunjukkan dalam setiap penampilan yang dipersembahkannya, sama dengan prinsip dan nilai-nilai yang selalu kami tekankan dalam setiap produk yang kami persembahkan kepada masyarakat. Kami yakin perangkat terbaru ini dapat diterima dengan baik dan mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia”, ujar Alinna Wenxin, Brand Manager OPPO Indonesia.



Apa kelebihan OPPO  F3 Reza Rahadian Limited Edition

1.       Berbeda dengan edisi OPPO F3 yang diluncurkan sebelumnya, F3 Reza Rahadian
memiliki warna hitam pekat dengan laser engraved tanda tangan Reza Rahadian yang diukir pada bagian belakangnya
2.       Setiap konsumen yang membeli OPPO mendapatkan hadiah berupa exclusive gift box, berisi collectable items Reza Rahadian yaitu agenda, magnet dan kartu pos special Reza Rahadian.
3.       Sebagai “Selfie Expert – Dual Selfie Camera” OPPO F3 membawa keunggulan kamera depan ganda di mana satu lensa dengan resolusi 16 megapixel untuk selfie dan satu lensa dengan resolusi 8 megapixel untuk group selfie dengan sudut lebar 120°. Dari spesifikasinya, OPPO melengkapi perangkat ini dengan Prosesor octa-core, 4GB RAM dan Internal 64GB yang masih dapat diperluas dengan MicroSD hingga 128GB



“Senang sekali, karena ini sesuatu yang baru buat saya, saya bisa memiliki edisi special sendiri”
.  Ini adalah kali kedua kami bekerjasama dengan lini seri perangkat yang berbeda. Semoga kemunculan perangkat ini dapat diterima dengan baik oleh para konsumen, termasuk fans saya dapat terpuaskan dengan beragam fitur unggulannya, terutama fitur group selfie yang menjadi andalan, “ ujar Reza Rahadian.

Perangkat OPPO F3 Reza Rahadian Limited Edition ini dibandrol Rp.4.399.000. Tersedia sebanyak 600 unit akan dijual melalui retail modern, Erafone.  OPPO juga mengumumkan kehadiran perangkat OPPO F3 warna hitam akan di rilis bulan depan dengan harga yang sama yakni RP.4.399.000. Harapannya  semakin menarik minat konsumen terhadap F3 series dan sebagai pilihan terbaik untuk melakukan group selfie teruntuk  momen Hari Raya Idul Fitri 1438H.

Selamat merayakan Lebaran,minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. Semoga kembali fitrah amien!





Ada pepatah, ada gula ada semut yang artinya
Orang akan tertarik untuk datang ke tempat yang menjanjikan kesejahteraan. (source kamus peribahasa)
Sejak tahun 1967 Indonesia sudah mengimpor gula, kebijakan ini mulai berlanjut hingga sekarang.mengimpor gula Gula salah satu kebutuhan pokok bagi umat manusia,
Apa itu gula?
Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristalsukrosa padat. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Gula sederhana, seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam), menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel ( source wikipiedia)

Kamis lalu,  8 juni 2017 diskusi nasional di Kementerian Pertanian, Ragunan Jakarta, di hadirkan para panelis  Bapak Dr Ir Agus Wahyudi MS , Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Bapak Wahyu Kuncoro Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi - Kementerian BUMN, Bapak Prof. Dr Ir Agus Pakpahan Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonsia dan yang terakhir bapak Agung Primanto Sekjen Ikatan Ahli  Gula Indonesia (IKGI).



Diskusi Nasional Gula Indonesia 



Sumber gula di Indonesia sejak masa lampau adalah cairan bunga (nira) kelapa atau enau, serta cairan batang tebu. Tebu adalah tumbuhan asli dari Nusantara, terutama di bagian timur.
Ketika orang-orang Belanda mulai membuka koloni di Pulau Jawa kebun-kebun tebu monokultur mulai dibuka oleh tuan-tuan tanah pada abad ke-17, pertama di sekitar Batavia, lalu berkembang ke arah timur.
Puncak kegemilangan perkebunan tebu dicapai pada tahun-tahun awal 1930-an, dengan 179 pabrik pengolahan dan produksi tiga juta ton gula per tahun[1]. Penurunan harga gula akibat krisis ekonomi merontokkan industri ini dan pada akhir dekade hanya tersisa 35 pabrik dengan produksi 500 ribu ton gula per tahun. Situasi agak pulih menjelang Perang Pasifik, dengan 93 pabrik dan prduksi 1,5 juta ton. Seusai Perang Dunia II, tersisa 30 pabrik aktif.
 (source Wikipedia)

Gula merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. Baik untuk campuran minuman dan makanan. Kita tidak bisa terlepas dari pemakaian gula. Sayangnya produksi gula mulai merosot. Banyaknya produsen makanan dan minuman menggunakan gula bukan berbahan dasar tebu melainkan pemanis buatan atau lainnya. Ini membuat perputaran kebutuhan gula dan peroduksi gula menurun, dan harga menjadi naik.

Perumusan masalah perkebunan tebu dan industry gula :
a.       Harga gula dipasar dunia terus menurun
b.       Harga pasar dunia tahun 1999 merupakan harga terendah dalam sejarah
c.       Produksi gula pada tahun 1999 merupakan produksi gula terendah dalam      
          sejarah, yaitu hanya 149 juta ton.
d.       IMF membatasi BULOG hanya boleh menangani beras selebihnya tidak 
         diperbolehkan
e.       Petani tebu resah dan menuntut perlindungan  kepada pemerintah
f.        Dengan dicabutnya  INPRES no.9 tahun 1975 pada 1998, diperlukan strategi 
          dan kebijakan baru.


Macetnya riset pergulaan, pabrik-pabrik gula di Jawa yang ketinggalan teknologi, tingginya tingkat konsumsi (termasuk untuk industri minuman ringan), serta kurangnya investor untuk pembukaan lahan tebu di luar Jawa menjadi penyebab sulitnya swasembada gula[1].
Pada tahun 2002 dicanangkan target Swasembada Gula 2007[2]. Untuk mendukungnya dibentuk Dewan Gula Indonesia pada tahun 2003 (berdasarkan Kepres RI no. 63/2003 tentang Dewan Gula Indonesia)[3]. Target ini kemudian diundur terus-menerus[2].
 
gb Perkebunan Tebu- source Agribisnis 
Permasalahan Gula Nasional :
On Farm 
  • Sulitnya pengembangan arela baru dan mempertahankan lahan yang sudah ada. Produktivitas lahan relative semakin rendah
  • Keterbatasan infrastruktur terutama di wilayah pengembangan luar jawa
  • Kurangnya penciptaan dan persediaan bibit unggul baru dah mulai  berkurangnya tenaga kerja sector budidaya
  • Keterbatasan akses permodalan bagi produsen/ petani sehingga penerapan teknologi belum optimal
  • Kurangnya sarana irigasi terutama pada wilayah pengembangan / lahan kering
  • Dukungan kebijakan (jaminan rendemen, kartu tani, subsidi pupuk, pajak petani)


Off Farm
  1. Beberapa pabrik gula memiliki kete3rbatasan kapasitas giling, sehingga tidak mampu bersaing.
  2. Banyak pabrik gula berumur tua sehingga  tingkat efisiensi pabrik rendah. Implementasi mekanisasi dan otomatisasi masih terbatas
  3. Kualitas gula relative tidak stabil
  4.  Biaya produksi relatif tinggi(tenaga kerja, energy, teknologi mesin produksi)
  5. Belum berkembangnya diversifikasi dan hilirisasi produk berbasis tanaman tebu guna meningkatkan daya saing.
  6.  Kesiapan berkompetisi di pasar



Kita melihat bahwa produksi gula  terjadi peningkatan sebanyak 0.5juta ton area tebu peningkatan sebanyak 50 ribu ha dan produktivitas gula mengalami peningkatan sebanyak 0.45 ton/ha.
Wilayah penghasil produksi tebu nasional
( gambar table, menunjukkan paling banyak di wilayah timur yaitu jawa timur sebanyak 45%.




Tabel Area Tebu & Produksi Gula 2016



Strategi pencapaian sasaran :
Perluasan area sebesar 50 ribu ha dgn cara :


     a. Mengembalikan areal tebu rakyat 20.000ha. Jatim 8000 ha , Jateng 3.000ha, Sulsel 1500ha, lampung 3500ha dan lainnya 4000ha

b. Perluasan areal tebu rakyat baru 10.000ha yaitu Jatim 4000ha, Jateng 2000ha, Jabar 1000ha, Sulsel1000ha, Lampung 2000ha.

c. Perluasan areal dari PG ( Pabrik Gula) baru luar jawa minimal 20.000ha yaitu Lampung 8000ha, DKI 10.000ha NTB 10000ha, NTT 8000ha.


      Peningkatan produktivitas gula sebanyak 6ton/ha yaitu :
a.       Bongkar raton bertahap
b.       Pengembangan pompa dan sumur (dalam)
c.       Mekanisasi dengan grouping lahan dan pengembangan UPJA
d.       Penyediaan benih
e.       Pengembangan kemitraan antara petani dan PG ( Pabrik Gula)



Perkembangan Produksi Gula 2006-2016

Hasil produksi gula  di Indonesia ( gambar table) tahun 2009-2016, cenderung menurun sebanyak 4,1%


Kita bisa menarik kesimpulan bahwa masalah utamanya dalah bahan baku tebu yang hamper seluruhnya diproduksi petani, maka langkah mengatasi masalah adalah pemberdayaan institusi petani.



Hasil Empiris dalam grafik


Arah pengembangan ke depan ?

  1.       Jaminan ketersediaan bahan baku, sehingga terjamin waktu giling 150 hari (efektif 135 hari)
  2.       Mekanisasi, Otomatisasi, Hilirisasi, Diversifikasi, dan Integrasi
  3.       Potensi pengembangan PG ( Pabrik Gula) yaitu : 

a.       Memiliki areal yang memadai
b.       Kapasitas desain Pabrik Gula minimal 4.000TCD  expandable ke 6000 TCD
c.       OR minimal 80%
d.       Uap % tebu paling besar 0.5 mengarah ke 0.45

Kemungkinan ini adakan bisa terlaksana bila didukung oleh pemerintah juga para investor. Kedepan kemungkinan yang bisa dilakukan dengan di bentuknya Sugar Fund.


skema sugar fund



"Revolusi Gula Indonesia, kalau pingin  Gula Indonesia maju. Pengusaha jangan di manjakan dan perlunya membangun Pabrik Gula baru dan Pabrik Gula yang tidak produktif di tutup saja. Petani tebu juga mulai lebih diperhatikan dari mendapatkan bibit, menanam sampai menjual hasil, " ujar bapak Agus Pakpahan.


Semoga tercapai swasembada Gula Nasional, mari dukung pemerintah, petani dan pengusaha. Majulah Gula Nasional, Gula Indonesia!!